

Menyambut kurikulum merdeka, MIN Kota Bukittinggi menggelar Lokakarya dalan rangka Sosialisasi Kurikulum Merdeka dan Penyusunan Dokumen I.
Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 19 Juni 2022.
Acara ini diselenggarakan di aula MIN Kota Bukittinggi dari jam 08.00 – 16.00 dengan Nara sumber Delviati, S.Pd, M.Pd.
Kegiatan ini diawali dengan membaca Al-Qur’an dan do’a.
Kurikulum Merdeka merupakan kurikulum dengan pembelajaran intrakurikuler yang beragam di mana konten akan lebih optimal agar peserta didik memiliki cukup waktu untuk mendalami konsep dan menguatkan kompetensi.
Struktur Kurikulum SD/MI Struktur kurikulum SD/MI dibagi menjadi 3 (tiga) Fase:
a. Fase A untuk kelas I dan kelas II;
b. Fase B untuk kelas III dan kelas IV; dan
c. Fase C untuk kelas V dan kelas VI.
SD/MI dapat mengorganisasikan muatan pembelajaran menggunakan pendekatan mata pelajaran atau tematik. Proporsi beban belajar di SD/MI terbagi menjadi 2 (dua), yaitu:
a. pembelajaran intrakurikuler; dan
b. projek penguatan profil pelajar Pancasila yang dialokasikan sekitar 20% (dua puluh persen) beban belajar per tahun.

![]() |
Dra. Elvi Rahmi, MAKepala Madrasah
|
Tinggalkan Komentar